Awas Kena Prank, Ini 3 Perbedaan Fairlaunch dan Launchpad

Kali ini kita akan bahas perbedaan Fairlaunch dan Launchpad. Keduanya adalah aksi penggalangan dana atau raising fund untuk project baru. Tapi ada yang beda diantara keduanya dan mungkin tidak banyak yang tahu.

Nah, di artikel ini kita akan bahas apa itu Fairlaunch dan Launchpad.

Apa perbedaan Fairlaunch dan Launchpad. Mana yang lebih menguntungkan, fairlaunch atau launchpad. Bagaimana memilih protokol launchpad? Dan apa resiko fairlaunch dan resiko launchpad? Oke, langsung kita mulai ya guys.

Perbedaan Fairlaunch dan Launchpad

Fairlaunch

Fairlaunch adalah konsep penggalangan dana atau raising fund di mana developer memutuskan untuk tidak mencari dana dari Venture Capital ataupun private sales. Melainkan dari publik seutuhnya.

Semua dana didapat dari publik. Baik termasuk untuk liquidity pool-nya dan pengembangan projectnya. Di fairlaunch, developer juga tidak melakukan vesting untuk para investor.

Launchpad

Sementara Launchpad adalah konsep penggalangan dana kepada publik, SETELAH melakukan penggalangan dana melalui private investor ataupun Venture Capital. Kita sering menyebutnya dengan istilah IDO atau Initial DEX Offering.

Ada banyak DeFi di sektor Launchpad. Beberapa diantaranya ada Seedify, kommunitas, polka starter, Impossible Finance, dan masih banyak lagi.

Baik fairlaunch maupun launchpad tidak menjual saham atau kepemilikan perusahaan. Alih-alih memecah saham perusahaan, developer menerbitkan token. Token ini bisa dibeli oleh investor. Ini adalah sebuah evolusi dari raising money yang difasilitasi oleh crypto.

Ini jadi salah satu alasan kenapa mindset saham itu tidak bisa dibawa ke crypto. Sebaliknya, mindset crypto itu tidak bisa dibawa ke saham. Ini adalah dua dunia yang berbeda. Yang punya rule of the gamenya masing-masing.

Saham mungkin memberikan keamanan dari sisi investasi dibandingkan crypto. Tapi crypto memberikan kemudahan akses pada semua orang. Makanya banyak orang yang bilang crypto adalah Decentralized Economy.

Cara Kerja Fairlaunch

Nah, gimana cara kerja fairlaunch? fairlaunch tidak ada hardcap. Jadi fairlaunch bisa mengumpulkan sebanyak mungkin dana. Setelah dana terkumpul, sebagian akan ditaruh di Liquidity Pool dan dilisting di DEX dengan harga terakhir.

Makin sukses launchnya, makin banyak dana yang dikumpulkan, makin mahal harganya. Karena makin mahal dan tidak ada vesting, maka potensi dump sesaat setelah listing sangat besar.

Nah, ini cara kerja sistem fairlaunch PinkSale. PinkSale adalah salah satu protokol fairlaunch terbesar. Tapi di PinkSale juga ada fairlaunch, launchpad, dan dutch auction.

Cara Kerja Launchpad

Di Launchpad atau IDO ada hardcap. Ada batas maksimal yang dibeli oleh publik dengan initial price yang sudah ditentukan. Beberapa Launchpad ada yang menerapkan garansi alokasi dengan stake tokennya, misalnya seperti Seedify dan Kommunitas.

Tapi ada juga launchpad yang menggunakan sistem stake dan lotre. Misalnya Polkastarter. Jadi setiap protokol launchpad itu beda-beda.

Perbedaan Fairlaunch dan Launchpad

Vesting

Nah, apa perbedaan fairlaunch dan launchpad? Di fairlaunch tidak ada vesting token. Sementara di launchpad ada vesting. Token yang diterima oleh investor yang mengikuti fairlaunch tidak di vesting.

Berbeda dengan launchpad yang ada masa vesting-nya. Ini menyebabkan seperti yang tadi saya bilang, token yang fairlaunch sering mengalami dump parah sesaat setelah listing. Apalagi kalau fairlaunch nya sukses.

Kemudian perbedaan selanjutnya, di fairlaunch tidak ada funding dari VC. Semua didukung oleh komunitas. Di Launchpad ada keterlibatan VC atau Venture Capital.

Venture Capital yang invest di suatu project sebenernya memberikan sinyal kalau project itu bagus. Dari pihak VC menurut saya nih pastinya udah pernah melakukan due diligence. VC juga sebagai promotor karena punya berbagai koneksi dan influence.

Meski demikian, Bitcoin diklaim sebagai fairlaunch tersukses. Tapi meski fairlaunch tidak melibatkan VC, investor besar juga bisa terlibat di fairlaunch.

Hardcap

Nah perbedaan fairlaunch dan launchpad yang kedua, di fairlaunch tidak ada hardcap. Di launchpad ada hardcap. Ini perbedaan yang paling mencolok. Karena tidak ada hardcap, maka project yang launch di fairlaunch bisa mengumpulkan dana sebesar mungkin. Hal ini menyebabkan initial price dari tokennya menjadi terlalu tinggi bila fairlaunch-nya sukses.

Makin sukses fairlaunch-nya, makin besar kesempatan untuk dump saat listing. Marketmaker yang mungkin berfungsi untuk menjaga harga, tidak punya cukup dana untuk mengatasi harga yang terlalu tinggi saat listing.

Di Launchpad ada hardcap. Jumlah peserta IDO dibatasi. Ini membuat project yang ada di Launchpad bisa diantisipasi.

Harga Token

Perbedaan fairlaunch dan launchpad yang ketiga. Fairlaunch, harga token tidak pasti. Fluktuatif dan semakin sukses fairlaunch-nya semakin mahal harga token yang dibeli oleh investor. Ini membuat harga makin tinggi saat TGE.

Awas Kena Prank, Ini 3 Perbedaan Fairlaunch dan Launchpad.html

Ini contohnya saya ikut fairlaunch. Harga dari waktu ke waktu sebelum di listing jadi makin mahal. Seiring bertambahnya jumlah orang yang ikut fairlaunch. Harga initial price di DEX nanti akan menjadi harga terakhir di Fairlaunch.

Di launchpad, initial price-nya sudah ditentukan dan harga listingnya juga sudah ditentukan. Ini membuat resiko fairlaunch jadi jauh lebih besar dibandingkan dengan token yang di launch melalui launchpad.

Setahu saya di fairlaunch due diligence projectnya lebih minim. Siapapun bisa membuat fairlaunch dengan dana minim.

Di launchpad, project di-inkubasi, dimentori, dan diberikan arahan sehingga projectnya bisa berhasil. Serta tidak semua project bisa masuk ke Launchpad.

Di seedify misalnya, berdasarkan pengalaman pribadi saya. Due diligence untuk project itu detail banget. Di fairlaunch, pengarahan dari fasilitator tidak sampai sedetail di Launchpad. Tidak ada jaminan yang bisa diberikan oleh fasilitator atau platform Fairlaunch nya.

Sekarang di beberapa Launchpad sudah ada jaminan yang diberikan kepada investor. Nanti kita akan bahas.

Resiko Fairlaunch dan Launchpad

Nah, Resiko fairlaunch dan launchpad apa? Ya namanya aja kita investasi di project startup guys. Pasti ada yang sukses dan ada pula yang gagal.

Di dunia nyata aja hanya 2 dari 10 start up yang berhasil survive di 5 tahun pertama. Tapi kalau menurut saya pribadi, di Launchpad resikonya lebih kecil. Karena yang pertama projectnya di inkubasi. Yang kedua ada jaminan dari fasilitator Launchpad. Tapi tidak semua protokol Launchpad ya guys.

Kemudian ada initial price yang udah pasti dan ada koneksi yang bisa diberikan oleh VC. Dan di launchpad, kita bisa dapat harga initial price yang tidak jauh berbeda dengan VC.

Cara Memilih Launchpad Bagus

Bagaimana cara memilih launchpad bagus? Ada pula Launchpad yang abal-abal atau sekedar raising fund aja. Salah satu protokol Launchpad yang menurut saya boleh dibilang terpercaya adalah Seedify.

Tokennya SFUND terpilih sebagai free token terbaik sepanjang 2021. Kalau teman-teman pilih platform Launchpad, pilih yang ada protection buat kita sebagai investor. Beberapa Launchpad sudah ada, termasuk seedify.

Karena ya memang ada banyak project yang setelah dapat funding tapi projectnya tidak jalan. Nah, setahu saya seedify adalah yang pertama yang melaunching fitur ini.

Vesting Period Untuk Developer

Sekilas saja, cara memilih launchpad bagus yang pasti di protokol Launchpad yang benar itu ada vesting period untuk pencairan dananya. Kita investor di-vesting, developer juga sama di-vesting dong.

Open Trade Token Bersamaan

Cara memilih launchpad bagus yang kedua, tidak boleh ada pihak lain yang bisa melakukan trade tokennya sebelum community di protokol itu bisa klik.

Liquidity di Lock Minimal 24 Bulan

Cara memilih launchpad bagus yang ketiga, liquidity-nya di lock minimal 24 bulan. Makin lama makin baik.

Strategi Marketing Jelas

Cara memilih launchpad bagus yang keempat, marketing strateginya jelas. Baik sebelum dan setelah launch.

Memperhatikan Roadmap Project

Kemudian developer juga akan dimintai tanggung jawab atas roadmap yang udah dibikin.

Token Komunitas Dikustodi Protokol

Next, cara memilih launchpad bagus yang keenam token milik komunitas akan dikostudi seluruhnya oleh protokol Launchpad.

Kontrak Sudah Diaudit

Cara memilih launchpad bagus yang ketujuh, udah diaudit kontraknya untuk Project yang mau launch.

Jarak IGO dan Listing Tidak Jauh

Cara memilih launchpad bagus yang ke-8, jarak antara IDO dan jarak antara listing itu tidak jauh. Kalau di seedify, sekarang mereka menerapkan peraturan maksimal 3 minggu.

Developer Wajib Menjaga Harga Token

Cara memilih launchpad bagus Ke-9, developer wajib menjaga harga token di atas IGO hingga vesting kedua. Kalau di mediumnya seedify, katanya sifatnya ini wajib di market apapun.

Komunitas Bisa Mengadakan Refund Pool

Cara memilih launchpad bagus yang ke-10, kalau ada masalah komunitas bisa mengadakan Refund poll.

Kesimpulan

Nah, jadi kesimpulannya kalau di Launchpad apalagi launchpad yang trusted. Projectnya itu difilter dulu sebelum jatuh ke tangan investor atau komunitas.

Cara Pilih Project Pump

Nah, gimana cara pilih project yang pasti pump? Nah ini yang sulit dan hampir tidak mungkin. Karena kita tidak tahu project mana yang bakal pump. Meskipun project itu memang di backup oleh VC-VC besar.

Untuk due diligence, kita bisa mulai dari protokol launchpad yang kita pilih. Tapi dengan adanya kebijakan baru di protokol Launchpad yang tadi, kita harap project-project yang masuk di protokol launchpad bisa lebih legit.

Nah, kesimpulannya kalau saya sih dari pengalaman pribadi. Saya pilih ikut launchpad daripada ikut fairlaunch. Karena ya itu tadi. Di fairlaunch itu seperti “Maju Kena Mundur Kena”.

Kalau fairlaunch-nya sukses, harga token makin mahal. MarketCap jadi gede dan hampir pasti dump waktu listing.

Kalau fairlaunch nya tidak sukses, artinya awareness nya kurang. Dana yang dibutuhkan oleh developer jadi tidak besar dan akan kesulitan dana untuk melanjutkan project, listing, dan lain sebagainya.

Kalau si project kumpulin 300 BNB aja, itu tidak akan cukup buat listing di CEX. Karena kan si developer masih harus isi liquidity, gaji tim, adain marketing, airdrop, jaga MM, dan jadiin roadmap-nya.

Teman-teman yang punya pengalaman seputar Fairlaunch dan Launchpad, isi di kolom komentar ya.

Tinggalkan komentar